Sabtu, 08 Juli 2017

Hernia (turun berok)

Hernia adalah kondisi dimana organ dalam perut terdorong keluar dari tempat yang seharusnya. Biasanya ini terjadi pada abdomen bawah, ketika selaput penahan usus sobek akibat tekanan atau peradangan, akan tetapi bisa juga terjadi di pusar, yang mengakibatkan pusar menjadi membengkak keluar, dan juga bisa terjadi di area paha, yang menyebabkan pangkal paha menggelembung dan menimbulkan rasa sakit.
Hernia biasanya tidak mematikan, akan tetapi jika kondisinya cukup parah, akan menurunkan daya tahan tubuh secara keseluruhan dan membuat lebih rentan terhadap penyakit-penyakit yang mematikan.


sumber gambar: wikimedia commons

Penyakit ini bisa diterapi dengan bioenergi sampai tingkat kesembuhan 100 persen bila belum terlalu lama (lebih dari 6 bulan), akan tetapi perlu ditelusuri penyebab awal terdorongnya organ agar dapat mencegah kekambuhan. Bila penyakit sudah diderita lebih dari 6 bulan, semakin lama semakin berkurang kemungkinan sembuhnya.

Proses terapi bioenergi:
Klien diminta berbaring, dan jika hernia terjadi di areal abdomen bawah atau paha, pinggul klien diganjal bantal. Bioenergi digunakan untuk mereposisi organ ke lokasi yang normal, setelah itu diarahkan ke selaput yang sobek, untuk merekatkan kembali bagian yang sobek dan menguatkannya.

Jumat, 07 Juli 2017

Ambeien (wasir)

Ambeien adalah kondisi dimana sebagian dari bagian dalam anus membengkak dan kadang sampai menonjol keluar. Kondisi ini hampir selalu disebabkan oleh serangan mikroba yang menimbulkan peradangan di usus besar atau area sekitar anus, tapi terkadang bisa juga disebabkan oleh kesulitan BAB dan mengejan terlalu kuat.


sumber gambar: wikimedia commons

Bila penyebabnya peradangan, penyakit ini bisa disembuhkan sampai kondisi sekitar 80 persen dengan terapi bioenergi, sedangkan sisa yang 20 persen hanya bisa mengandalkan istirahat dan pemulihan alami. Bila penyebabnya adalah sulit BAB, maka kesembuhan tergantung dari keberhasilan menangani masalah sulit BAB, karena kalau tidak berhasil mengatasi masalah penyebabnya, maka penyakit ini dipastikan akan kambuh pada kali berikutnya klien mengejan keras.

Proses terapi bioenergi:

Klien pada posisi berbaring terlentang dengan pinggul diganjal bantal, atau posisi "sujud", dengan pinggul diangkat keatas. Bioenergi digunakan untuk melumpuhkan mikroba di seluruh area abdomen bawah dan anus, setelah itu dialirkan untuk memperbaiki kerusakan pada pembuluh darah di dinding anus.

Kamis, 06 Juli 2017

Tumor ganas (kanker)

Tumor ganas adalah kondisi dimana sel-sel normal berubah menjadi tidak normal dan berusaha bertahan hidup dengan cara merampok nutrisi dari sel-sel di sekelilingnya. Sel-sel ini tidak hanya berkembang biak dengan cara membelah diri, tapi juga dengan cara mempengaruhi sel-sel di sekelilingnya untuk ikut berubah menjadi tidak normal. Tumor ganas juga bisa menyebar ke area lain di tubuh, apabila sebagian dari sel-sel yang tidak normal tersebut berhasil memasuki aliran darah dan menempatkan diri di lokasi lain. Gejala penyebaran ini disebut dengan istilah metastasis


sumber gambar: wikimedia commons

Dari sudut pandang kedokteran, cara penanganan tumor ganas adalah dengan membasmi sel-sel yang tidak normal, entah itu dengan operasi, penyinaran, kemoterapi, atau yang terbaru, terapi sel punca (stem cell).

Keilmuan bioenergi memandang tumor ganas sebagai sel-sel tubuh yang memberontak sebagai akibat perlakuan yang tidak sesuai harapan, dan sebagaimana suatu pemberontakan, pada umumnya para pemberontak dapat diyakinkan untuk menghentikan pemberontakan, jika seluruh alasan mereka melakukan pemberontakan dapat dihilangkan. Dengan kata lain, untuk menghasilkan kesembuhan, harus ada perbaikan total dari pola hidup penderita.

Proses terapi bioenergi:
Mengidentifikasi kemungkinan-kemungkinan penyebab awal timbulnya tumor ganas. membantu klien untuk merancang perbaikan pola hidup, dan menggunakan bioenergi pada sel-sel tumor ganas, untuk membuat sel-sel tersebut merasa berada pada kondisi yang jauh lebih baik.
Penting diperhatikan bahwa karena identifikasi penyebab seringkali sulit dilakukan karena klien cenderung tidak menyadari masalahnya, sampai saat ini jenis tumor ganas yang paling tinggi tingkat keberhasilan terapinya adalah yang menyerang payudara, karena secara konsisten ditemukan bahwa penyebabnya biasanya adalah kombinasi dari stress, kurang istirahat, dan konsumsi makanan rendah nutrisi.

Rabu, 05 Juli 2017

Tumor jinak

Tumor jinak adalah jaringan sel yang tumbuh diluar dari sistem normal tubuh manusia. Pada kasus tumor jinak, jaringan yang tumbuh ini tidak menghancurkan jaringan normal di sekitarnya, dan pada umumnya tidak membahayakan nyawa, terkecuali jika lokasi tumbuhnya mengakibatkan terhimpitnya organ penting. Kecepatan membesarnya tumor berbeda-beda pada setiap kasus, dan sebagian tumor jinak berhenti membesar setelah mencapai ukuran tertentu, akan tetapi kebanyakan terus bertambah besar, sehingga setelah cukup lama, bisa mencapai massa beberapa kg.


Di kedokteran, satu-satunya cara penanganan tumor adalah dengan operasi, akan tetapi keilmuan Bioenergi memandang tumor sebagai kumpulan sel yang "salah ditempatkan" oleh darah, dan dengan demikian juga bisa "dibongkar kembali" oleh darah.

Tumor jinak 100 persen dapat dihilangkan dengan terapi Bioenergi; kecepatan pengurangan volume per jam terapi adalah sekitar 9 cm kubik, jadi menghilangkan tumor jinak berukuran besar hanya soal waktu terapi yang lebih lama.

Proses terapi bioenergi:

Bioenergi diarahkan ke tumor jinak dan menginstruksikan agar sel-sel tumor memecahkan (bukan membelah) diri, dan selanjutnya hasil pecahannya didaur ulang oleh darah.

Selasa, 04 Juli 2017

Asma

Hepatitis

Hepatitis adalah penyakit peradangan pada liver, dan hampir selalu disebabkan oleh serangan virus, walau terkadang bisa juga diakibatkan oleh konsumsi obat-obatan atau alkohol yang berlebihan. Virus yang menyebabkan hepatitis, jenisnya berbeda-beda dan mengakibatkan efek yang berbeda-beda pula, maka hepatitis diklasifikasikan atas 5 jenis, yakni A, B, C, D, E.
Dari ke 5 jenis tersebut, jenis A dan E relatif "enteng" dan biasanya penderita bisa sembuh sendiri. Untuk jenis B biasanya menimbulkan gangguan sebatas cepat lelah, mata sedikit menguning, dan nafsu makan berkurang. Untuk jenis C dan D adalah yang paling berat dan dapat mengakibatkan kematian.


sumber gambar: wikimedia commons

Hepatitis dapat disembuhkan sampai kondisi 100 persen dengan terapi bioenergi, selama kondisi penderita belum terlalu parah. Hanya saja, karena hepatitis adalah penyakit yang cukup mudah menular, maka jika ada satu pasien positif hepatitis, disarankan agar seluruh penghuni rumah yang sama diterapi, agar tidak terjadi lingkaran "saling menularkan".

Proses terapi bioenergi

Bioenergi digunakan untuk melumpuhkan virus yang berada di liver, meningkatkan produksi antibodi, dan memperbaiki kondisi liver. Bila terapi berhasil, dalam satu jam terapi akan langsung terlihat pengurangan warna kuning pada mata dan kuku klien. Normalnya butuh terapi 3 hari berturut-turut @ 1 jam, untuk memastikan bahwa seluruh virus sudah ternetralisir.

Senin, 03 Juli 2017

Kyphosis

Kyphosis adalah kondisi dimana tulang belakang melengkung dan mengakibatkan kebungkukan, walau orangnya merasa sudah meluruskan tubuh. Kyphosis ini hampir selalu diakibatkan oleh pola hidup, dimana penderitanya biasanya memiliki kebiasaan dengan postur tubuh yang membungkuk, yang lama kelamaan membuat bantalan-bantalan diantara ruas tulang belakang menjadi tipis di sisi depannya, dan akibatnya tubuhnya menjadi bungkuk.
Penyakit ini paling banyak ditemui pada orang yang sudah berusia lanjut, karena faktor berkurangnya kemampuan tubuh memperbaiki bantalan tulang yang sudah menurun pada orang tua, membuat penyakit ini menjadi lebih progresif.


Penyakit ini bisa mencapai tingkat kesembuhan sekitar 80 an persen bila diterapi dengan teknik bioenergi. Kesulitan mencapai hasil 100 persen terutama karena biasanya klien sudah berusia lanjut; bila klien kebetulan masih berusia relatif muda, hasil 100 persen dapat diperoleh.

Proses terapi bioenergi

Bioenergi digunakan untuk menggeser posisi ruas-ruas tulang punggung agar kembali ke posisi normal, mulai dari ruas-ruas terbawah. Selain itu bioenergi juga digunakan untuk menumbuhkan sisi bantalan yang menipis, agar perlahan kembali menebal. Dalam 1 jam terapi, diestimasikan hanya bisa memperbaiki 2 atau 3 bantalan, sehingga pada kondisi kyphosis yang cukup parah, dibutuhkan kira-kira 10 kali terapi untuk mendapat kan perbaikan total 80 persen. Selama interval antara terapi, sebaiknya klien menggunakan korset penahan, agar kondisi tidak kembali menurun.

Minggu, 02 Juli 2017

Pneumonia (paru-paru basah)

Pneumonia adalah kondisi dimana bakteri, virus, atau mikroba lain, yang pada kondisi normal tidak mampu menyerang paru-paru, menjadi mampu menyerang paru-paru dikarenakan kondisi tubuh secara keseluruhan sedang menurun. Penyebab paling utama dari kondisi ini adalah meningkatnya kelembaban di dalam paru-paru, yang membuat mikroba dapat berkembang biak jauh lebih cepat daripada biasanya dan mengalahkan sistem kekebalan tubuh. Mikroba ini lalu menimbulkan peradangan di paru-paru, yang kemudian menghasilkan cairan dan nanah, sehingga penyakit ini dikenal sebagai "paru-paru basah".


sumber gambar: wikimedia commons

Karena kemiripan gejala awal yang timbul (sesak nafas, batuk), seringkali dokter melakukan kesalahan pada diagnosis dan memberikan obat TB bagi penderita Pneumonia, dan bila hal ini terjadi, maka bisa berakibat fatal.

Penyakit ini bisa disembuhkan dengan bioenergi selama kondisinya belum terlalu parah; selain itu klien dan keluarganya juga harus menjaga agar klien tidak mengalami stress agar kondisi kesehatannya bisa membaik.

Proses terapi bioenergi:

Bioenergi digunakan untuk menurunkan kelembaban paru-paru, serta mengeringkan nanah yang ada, sehingga perkembangbiakan mikroba menurun atau bahkan terhenti, selanjutnya bioenergi digunakan untuk mempercepat pemulihan kondisi klien.

Sabtu, 01 Juli 2017

Tuberculosis (TB)

Tuberculosis (TB) adalah nama untuk penyakit yang disebabkan oleh bakteri yang dinamai Mycobacterium Tuberculosis, dan dapat menyerang bagian manapun di tubuh, walau paling sering menyerang paru-paru. Indikasi umum bahwa seseorang terkena TB adalah batuk-batuk yang menghasilkan lendir yang berdarah agak gelap, karena darah tersebut biasanya berasal dari paru-paru yang berlubang sebagai akibat serangan dari bakteri.
Jika menyebar diluar paru-paru, biasanya bakteri jenis ini menyerang kelenjar getah bening, dan dalam kasus-kasus tertentu, mungkin memicu timbulnya kanker getah bening.


sumber gambar: wikimedia commons

Penting sekali untuk diketahui bahwa mayoritas obat-obatan yang diresepkan untuk penyakit TB, berbahaya bagi penderita TB yang kondisi tubuhnya lemah. Bila anda mengalami salah satu dari: mual, muntah, kehilangan nafsu makan, kulit menguning, badan melemah atau demam, setelah meminum obat yang diresepkan, segera hentikan meminum obat tersebut dan konsultasikan kembali ke dokter anda. Melanjutkan meminum obat dalam kondisi anda mengalami efek samping, bisa berakibat kematian.

Penyakit ini bisa diterapi sampai sembuh dengan bioenergi, selama kondisi fisik klien belum terlalu lemah. Terapi harus dilakukan secara intensif, dan untuk waktu beberapa hari.

Proses terapi bioenergi:

Bioenergi digunakan untuk menyebabkan sistem pada sel bakteri mengalami kelebihan energi dan menjadi tidak berfungsi, lalu bioenergi digunakan untuk meningkatkan produksi antibodi di tubuh klien. Terapi ini sebaiknya dilakukan 3 kali sehari, setiap hari, dan sebaiknya diteruskan sampai 2 atau 3 hari setelah klien "merasa sembuh", untuk memastikan bahwa seluruh mikroba yang ada sudah berhasil disingkirkan

Spondylosis

Spondylosis adalah penyakit dimana tulang lunak / disc yang merupakan "bantalan" antara tulang keras di tulang belakang mengalami penipisan, yang dapat mengakibatkan peradangan, dan pada kondisi paling parah, menyatunya dua ruas tulang keras menjadi satu ruas.


sumber gambar: wikimedia commons

Spondylosis biasanya diakibatkan oleh faktor genetik, dimana kemampuan tubuh penderita untuk memproduksi collagen yang dibutuhkan untuk memperbaiki kondisi tulang, menurun lebih cepat daripada seharusnya, akan tetapi penurunan ini bisa diakibatkan juga oleh masalah energi, yakni stress berkepanjangan, atau faktor fisik eksternal, yakni penggunaan obat-obatan yang mengandung steroid.

Spondylosis dapat diklasifikasikan lagi berdasarkan kondisi spesifiknya menjadi:

Spondylolysis, yakni keretakan ruas tulang keras akibat tekanan yang dialami karena berkurangnya penyangga

Spondylolisthesis, yakni ketika ruas tulang yang retak itu menjadi pecah



sumber gambar: wikimedia commons

Spondylitis, yakni ketika ruas tulang keras menyatu


sumber gambar: webmd.com

Spondyloptosis, yakni ketika ruas tulang belakang sampai benar-benar bergeser keluar secara total dari jalurnya


sumber gambar: wikimedia commons

Kondisi spondylosis awal dan spondylolysis dapat diperbaiki dengan terapi bioenergi, akan tetapi biasanya akan selalu dibutuhkan konsumsi supplemen collagen secara rutin untuk menunjang penyembuhan dan mencegah kekambuhan. Jika diakibatkan oleh stress, maka harus ada pengelolaan stress dan jika disebabkan oleh penggunaan obat-obatan yang mengandung steroid, maka harus dihentikan.

Spondylolisthesis dan Spondyloptosis sebagian dapat diperbaiki dengan terapi bioenergi, tapi kemungkinannya hanya sekitar 50-50 dan membutuhkan supplemen collagen dosis tinggi.

Proses terapi dengan bioenergi:

Klien diminta berbaring dengan mencari posisi ternyaman, lalu dilakukan reposisi ruas tulang yang bermasalah. Setelah posisi tulang benar, dilakukan regenerasi bantalan tulang lunak dengan menstimulasi produksi HGH, lalu menggunakan HGH, lemak dan protein untuk memperbaiki bantalan tulang yang bermasalah, serta menambal keretakan atau patahan dari tulang keras.

Spondylitis belum dapat diperbaiki dengan terapi bioenergi

Senin, 26 Juni 2017

Kolesterol tinggi

Penyakit kolesterol tinggi, sebenarnya terbagi dua, yakni LDL tinggi atau Trigliserida tinggi. Untuk HDL sendiri sebenarnya tidak terlalu masalah kalau tinggi.

Perbedaannya adalah sebagai berikut:

LDL (Low Density Lipoprotein) adalah lemak dengan tingkat kepadatan yang rendah; karena tingkat kepadatan rendah, maka lemak jenis ini dapat menempel ke dinding pembuluh darah dan mengakibatkan penyempitan pada pembuluh darah.

HDL (High Density Lipoprotein) adalah lemak dengan tingkat kepadatan yang tinggi; karena tingkat kepadatan tinggi, maka lemak jenis ini tidak menempel ke dinding pembuluh darah, dan bahkan bisa membantu "mengeruk" LDL yang sudah menempel ke dinding pembuluh darah dan membuat dinding pembuluh darah kembali bersih.



sumber gambar: staticflickr.com

Trigliserida adalah lemak yang memiliki titik beku yang cenderung tinggi, sehingga membuat darah menjadi lebih kental dan jantung harus bekerja lebih keras dalam memompa darah. Bila berlangsung dalam jangka panjang, akan mengakibatkan pembesaran jantung dan darah tinggi.

Salah satu kesalahan paham yang umum tentang masalah kolesterol tinggi ini adalah bahwa yang harus dilakukan adalah menghentikan makan daging, padahal daging adalah sumber utama protein, bukan sumber utama LDL atau Trigliserida. Walau berbeda jenis, sebenarnya sumber utama dari tingginya LDL dan Trigliserida adalah sama, yakni terlalu banyak mengkonsumsi makanan berkalori tinggi (karbohidrat), dan kurang menggunakan energi; untuk mayoritas masyarakat di Indonesia, terjemahannya: terlalu banyak makan nasi dan malas bergerak.

Masalah menempelnya lemak ke pembuluh darah dan pembesaran jantung, dapat diperbaiki dengan terapi bioenergi, akan tetapi bila tidak mengatur konsumsi serta memperbanyak gerakan, maka masalah yang sama akan berulang kembali dalam waktu relatif singkat. Jadi terapi harus ditunjang dengan mengurangi konsumsi karbohidrat dan menggantinya dengan protein, serta lebih banyak berjalan kaki.

Proses terapi bioenergi untuk penempelan lemak adalah dengan mengirimkan energi untuk memanaskan lemak sehingga cair dan lepas dari dinding pembuluh darah, lalu menginstruksikan darah untuk mendorong lemak yang sudah lepas, agar keluar lewat pori-pori kulit.
Untuk pembesaran jantung, energi digunakan untuk memulihkan kondisi otot jantung sehingga ukurannya mengecil kembali.

Sacroilitis

Sacroilitis adalah penyakit inflamasi sambungan tulang yang ada di tepi sacrum.


sumber gambar: wikimedia commons

Penyakit ini hampir selalu disebabkan oleh pola hidup dan banyak diderita oleh pemain golf, karena peradangan di daerah sacrum biasanya disebabkan oleh benturan atau gerakan keras yang menyebabkan posisinya bergeser.

Karena masih kurangnya informasi rekam data tentang penyakit ini, belum diketahui apakah penyakit ini bisa dibereskan dengan terapi bioenergi

Diabetes

Diabetes sebenarnya adalah nama dari gejala penyakit,  yakni kondisi dimana terdapat kadar glukosa yang tinggi dalam darah, yang melebihi batas kewajaran, dan terjadi dalam jangka waktu cukup panjang.

Diabetes diklasifikasikan atas dua jenis, yakni Tipe 1 dan Tipe 2. Istilah yang sering digunakan di kalangan orang awam, yakni "tipe basah" dan "tipe kering", sebenarnya hanya mengacu pada apakah ada luka berair atau tidak, dan tidak mengacu pada klasifikasi yang sebenarnya. Jadi bila anda menerima info bahwa anda menderita "Diabetes kering", anda perlu menanyakan dengan lebih jelas, diabetes anda Tipe 1 atau Tipe 2?

Diabetes Tipe 1 adalah diabetes yang disebabkan oleh kerusakan pada pankreas, sehingga produksi insulin menurun dan sebagai akibat lanjutannya, tidak tersedia cukup insulin untuk mengikat glukosa yang ada dalam darah.
Tipe 1 biasanya disebabkan oleh 2 hal, yakni pola hidup, misalnya konsumsi terlalu banyak glukosa secara rutin dalam jangka waktu panjang, atau faktor eksternal fisik, yakni konsumsi obat yang mengakibatkan kerusakan pankreas, atau benturan yang mengakibatkan kerusakan pankreas. Di kota-kota besar, hampir 30 persen dari penderita diabetes adalah Tipe 1

Diabetes Tipe 1 dapat disembuhkan dengan terapi bioenergi, dengan tingkat keberhasilan yang melebihi 80 persen.

Proses terapi bioenergi untuk Tipe 1 adalah dengan mengirimkan energi ke arah liver dan pankreas sekaligus, untuk memperbaiki pankreas dan meningkatkan daya serap liver terhadap glukosa.

Diabetes Tipe 2 adalah diabetes yang disebabkan oleh menurunnya kemampuan tubuh untuk memanfaatkan insulin, sehingga yang terjadi adalah kadar insulin dalam darah cukup tinggi, akan tetapi kadar glukosa juga tetap tinggi.
Tipe 2 biasanya disebabkan oleh faktor genetik, yakni kelemahan pada liver dan ginjal, sehingga penderita diabetes tipe 2 setelah jangka waktu panjang biasanya harus menjalani "cuci darah". Di kota kecil, hampir 90 persen dari penderita diabetes adalah Tipe 2

Diabetes Tipe 2 dapat disembuhkan dengan terapi bioenergi, dengan tingkat keberhasilan sekitar 70 persen, hanya saja untuk Tipe 2, perlu terapi pemeliharaan secara berkala untuk mencegah kambuhnya penyakit ini.

Proses terapi bioenergi untuk Tipe 2 adalah dengan mengirimkan energi untuk memperbaiki kondisi ginjal dan meningkatkan daya serap liver.

sumber gambar: wikimedia commons

Disamping itu, biasanya penderita diabetes yang sudah mengalaminya dalam jangka waktu panjang, biasanya mengalami juga penyakit "efek lanjut", seperti katarak, disfungsi ereksi, penurunan sensitifitas syaraf dan lainnya. Khusus masalah disfungsi ereksi, sampai saat ini belum bisa diperbaiki dengan terapi bioenergi.

Minggu, 25 Juni 2017

Scoliosis / skoliosis

Scoliosis / skoliosis adalah kondisi dimana tulang belakang mengalami kebengkokan ke arah kiri atau ke arah kanan, atau keduanya (disebut sebagai double scoliosis / skoliosis ganda).

sumber gambar: wikimedia commons

Penyakit ini hampir selalu disebabkan oleh kesalahan pada pola hidup, jarang sekali yang disebabkan oleh faktor genetik. Kelompok masyarakat yang paling banyak menderita penyakit ini adalah Pramugari, dikarenakan pekerjaan mereka yang mengharuskan mereka mengangkat barang berat ke tempat penyimpanan barang yang berada di atas kursi, sedangkan barang tersebut harus diangkat dari samping karena tidak cukup ruangan untuk mengangkat dari depan. Kelompok lain yang sering menderita penyakit ini adalah pekerja kantoran, yakni yang menggunakan meja dengan bentuk permukaan huruf "L", karena seringkali mereka melakukan sesuatu pada permukaan meja yang berada di samping, dengan tidak sepenuhnya memutar posisi kursi, melainkan hanya memutar separuh badan.

Mayoritas penderita scoliosis dapat disembuhkan sampai lurus kembali dengan terapi bioenergi, hanya saja semakin lanjut usia penderita (diatas 60 tahun), maka kemungkinan untuk pulih akan semakin berkurang.

Proses terapi dengan bioenergi:
Klien diminta berbaring miring, dengan lengkungan tulang belakang berada diatas (seperti pelangi). Klien direlaksasikan, lalu dilakukan pemijatan dengan bioenergi (tanpa menyentuh) ke ruas-ruas tulang belakang klien, dengan instruksi agar bergeser kembali ke posisi lurus, dimulai dari ruas yang paling bawah.

Dalam satu sesi terapi (45-60 menit), bisa diperbaiki sekitar 10 derajat kemiringan.
Bila dibutuhkan terapi lebih dari 1 kali, maka klien disarankan untuk mengenakan korset penyangga, untuk mencegah kembali menurunnya kondisi, disela-sela sesi terapi